logo Sharia Green Land panjang 2
LOGO Sharia Green Land
logo Sharia Green Land panjang 2
Februari 7, 2020

Ingin Membangun Rumah Tumbuh? Ini Beberapa Hal Yang Harus Anda Perhatikan

Rumah tumbuh merupakan konsep yang unik, Anda tidak perlu membangun semua bagian rumah pada satu waktu.

Pembangunan rumah tumbuh dapat dilakukan secara bertahap, dengan bermacam-macam pertimbangan. Bisa karena keterbatasan dana saat akan dilakukan pembangunan rumah, atau pun karena keterbatasan lahan.

Terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk membangun rumah tumbuh, yaitu mengembangkan rumah ke atas (vertikal) atau membangun rumah ke samping (horizontal). Cara pertama banyak diterapkan pada rumah yang berlokasi di perkotaan yang notabene memiliki lahan terbatas. Sedangkan cara kedua bisa dilakukan pada lahan yang cukup luas tanpa banyak mengubah konstruksi yang sudah ada sebelumnya.

Pada dasarnya setiap jenis rumah, baik itu rumah tumbuh ataupun bukan, sama - sama dituntut menjadi hunian yang fungsional dan nyaman. Hanya saja, untuk rumah tumbuh ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti kemungkinan penambahan lantai, konstruksi, atau perluasan bangunan. Sebaiknya, sejak awal dibuat perencanaan denah rumah secara detail, juga perkirakan sejauh mana rumah akan dibangun. Selain itu Anda harus memastikan besaran biaya yang akan dikeluarkan.

Pada rumah tumbuh, pastinya akan terjadi penambahan konstruksi yang meningkat seiring waktu. Namun perlu diingat rumah harus tetap dapat mempertahankan struktur bangunan agar berdiri dengan kokoh, serta menjadi rumah sehat yang nyaman ditinggali. Oleh karena perencanaan awal harus dilakukan secara matang.

Diperlukan Kesabaran dan Perhitungan yang Matang Ketika Membangun Rumah Tumbuh

Berikut beberapa hal penting pada konsep rumah tumbuh yang perlu Anda ketahui:

  • Memiliki gambar bangunan atau gambar berstek.
  • Dapat melakukan perhitungan RAB (Rencana Anggaran Biaya) setiap material dan komponen yang akan digunakan.
  • Bisa memperhitungkan kondisi teknis seperti menentukan bagian bangunan mana yang harus dibangun terlebih dahulu.
  • Dapat menyiapkan dan memperhitungkan material bangunan apa yang diperlukan saat melaksanakan pembangunan.

Baca juga: 5 Kelebihan Rumah Tumbuh Yang Wajib Anda Ketahui!

Cara Membagi Proses Pembangunan Rumah Tumbuh

  • Sebelum membangun fondasi, sebaiknya septic tank dan sumur air bersih dibuat terlebih dahulu. Karena kedua hal ini harus berada pada jarak minimum 10 meter, satu sama lain.
  • Selesaikan pembangunan fondasi. Jika ada rencana membangun rumah dua lantai, gunakan fondasi cakar ayam.
  • Untuk rumah dua lantai sebaiknya menggunakan kolom beton.
  • Pada rumah dua lantai, sebaiknya pemasangan batu bata pada satu atau dua ruangan dilakukan sekaligus, baru kemudian dilanjutkan dengan tahap cor dak lantai.
  • Sedangkan pada rumah satu lantai, dapat langsung dilanjutkan dengan proses pembuatan rangka atap dan ring balok.

Gunakan Desain yang Efektif dan Nyaman

Rumah yang baik tidak hanya menyediakan rasa nyaman, namun juga harus sehat. Maksud sehat disini adalah rumah harus dapat memenuhi kebutuhan baik fisiologis maupun psikologis.

Rumah Tumbuh Sharia Islamic Highland

Bentuk kenyamanan psikologis sebuah rumah adalah rasa aman, tenang, dan tentram bagi para penghuninya. Rasa nyaman dapat dihadirkan dengan adanya ruang privat dan komunikasi yang baik antar anggota keluarga.

Sedangkan kenyamanan fisiologis erat kaitannya dengan beberapa elemen seperti bukaan dan material bangunan yang digunakan. Elemen ini berkaitan dengan masuknya cahaya alami yang masuk ke dalam rumah, sirkulasi udara yang baik, dan juga material yang tidak mudah terbakar. Ketika rumah Anda memiliki elemen di atas tersebut, maka rumah tersebut dapat dikatakan sebagai rumah sehat.

Baca juga: 7 Tips Mewujudkan Rumah Impian Anda

Article written by Hasannudin
LOGO resmi SHARIA GREEN LAND
Sharia Green Land merupakan Developer Properti yang telah berdiri sejak 12 Februari 2015. Memiliki visi besar untuk membangun kawasan islami bagi masyarakat muslim. Tidak hanya menyediakan hunian untuk tempat tinggal. Namun juga kawasan islami diharapkan mampu memberikan ketenangan hati. Karena rumah lebih dari sekedar tempat tinggal.
Kenali Lebih Jauh

Tulisan Serupa

Mau mendapatkan informasi mengenai tulisan terupdate?

Silahkan isi form di bawah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Februari 7, 2020

Ingin Membangun Rumah Tumbuh? Ini Beberapa Hal Yang Harus Anda Perhatikan

Rumah tumbuh merupakan konsep yang unik, Anda tidak perlu membangun semua bagian rumah pada satu waktu.

Pembangunan rumah tumbuh dapat dilakukan secara bertahap, dengan bermacam-macam pertimbangan. Bisa karena keterbatasan dana saat akan dilakukan pembangunan rumah, atau pun karena keterbatasan lahan.

Terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk membangun rumah tumbuh, yaitu mengembangkan rumah ke atas (vertikal) atau membangun rumah ke samping (horizontal). Cara pertama banyak diterapkan pada rumah yang berlokasi di perkotaan yang notabene memiliki lahan terbatas. Sedangkan cara kedua bisa dilakukan pada lahan yang cukup luas tanpa banyak mengubah konstruksi yang sudah ada sebelumnya.

Pada dasarnya setiap jenis rumah, baik itu rumah tumbuh ataupun bukan, sama - sama dituntut menjadi hunian yang fungsional dan nyaman. Hanya saja, untuk rumah tumbuh ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti kemungkinan penambahan lantai, konstruksi, atau perluasan bangunan. Sebaiknya, sejak awal dibuat perencanaan denah rumah secara detail, juga perkirakan sejauh mana rumah akan dibangun. Selain itu Anda harus memastikan besaran biaya yang akan dikeluarkan.

Pada rumah tumbuh, pastinya akan terjadi penambahan konstruksi yang meningkat seiring waktu. Namun perlu diingat rumah harus tetap dapat mempertahankan struktur bangunan agar berdiri dengan kokoh, serta menjadi rumah sehat yang nyaman ditinggali. Oleh karena perencanaan awal harus dilakukan secara matang.

Diperlukan Kesabaran dan Perhitungan yang Matang Ketika Membangun Rumah Tumbuh

Berikut beberapa hal penting pada konsep rumah tumbuh yang perlu Anda ketahui:

  • Memiliki gambar bangunan atau gambar berstek.
  • Dapat melakukan perhitungan RAB (Rencana Anggaran Biaya) setiap material dan komponen yang akan digunakan.
  • Bisa memperhitungkan kondisi teknis seperti menentukan bagian bangunan mana yang harus dibangun terlebih dahulu.
  • Dapat menyiapkan dan memperhitungkan material bangunan apa yang diperlukan saat melaksanakan pembangunan.

Baca juga: 5 Kelebihan Rumah Tumbuh Yang Wajib Anda Ketahui!

Cara Membagi Proses Pembangunan Rumah Tumbuh

  • Sebelum membangun fondasi, sebaiknya septic tank dan sumur air bersih dibuat terlebih dahulu. Karena kedua hal ini harus berada pada jarak minimum 10 meter, satu sama lain.
  • Selesaikan pembangunan fondasi. Jika ada rencana membangun rumah dua lantai, gunakan fondasi cakar ayam.
  • Untuk rumah dua lantai sebaiknya menggunakan kolom beton.
  • Pada rumah dua lantai, sebaiknya pemasangan batu bata pada satu atau dua ruangan dilakukan sekaligus, baru kemudian dilanjutkan dengan tahap cor dak lantai.
  • Sedangkan pada rumah satu lantai, dapat langsung dilanjutkan dengan proses pembuatan rangka atap dan ring balok.

Gunakan Desain yang Efektif dan Nyaman

Rumah yang baik tidak hanya menyediakan rasa nyaman, namun juga harus sehat. Maksud sehat disini adalah rumah harus dapat memenuhi kebutuhan baik fisiologis maupun psikologis.

Rumah Tumbuh Sharia Islamic Highland

Bentuk kenyamanan psikologis sebuah rumah adalah rasa aman, tenang, dan tentram bagi para penghuninya. Rasa nyaman dapat dihadirkan dengan adanya ruang privat dan komunikasi yang baik antar anggota keluarga.

Sedangkan kenyamanan fisiologis erat kaitannya dengan beberapa elemen seperti bukaan dan material bangunan yang digunakan. Elemen ini berkaitan dengan masuknya cahaya alami yang masuk ke dalam rumah, sirkulasi udara yang baik, dan juga material yang tidak mudah terbakar. Ketika rumah Anda memiliki elemen di atas tersebut, maka rumah tersebut dapat dikatakan sebagai rumah sehat.

Baca juga: 7 Tips Mewujudkan Rumah Impian Anda

Article written by Hasannudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LOGO resmi SHARIA GREEN LAND
Sharia Green Land merupakan Developer Properti yang telah berdiri sejak 12 Februari 2015. Memiliki visi besar untuk membangun kawasan islami bagi masyarakat muslim. Tidak hanya menyediakan hunian untuk tempat tinggal. Namun juga kawasan islami diharapkan mampu memberikan ketenangan hati. Karena rumah lebih dari sekedar tempat tinggal.
Kenali Lebih Jauh

Mau mendapatkan informasi mengenai tulisan terupdate?

Silahkan isi form di bawah