logo Sharia Green Land panjang 2
LOGO Sharia Green Land
logo Sharia Green Land panjang 2
Agustus 8, 2022

Adab Bertamu Dan Menerima Tamu Dalam Islam

Ada banyak cara untuk menjalin tali silaturahmi dan mempererat persaudaraan salah satunya adalah bertamu.

Ketika sahabat hendak bertamu atau menerima tamu alangkah lebih baik jika mengetahui terlebih dahulu adab bertamu dan menerima tamu dalam islam. Adapun ketika bertamu hendaklah memiliki niat yang baik karena Allah. Setelah itu adab-adab yang harus Anda perhatikan ketika bertamu maupun menerima tamu sebagai berikut:

Adab Bertamu Dalam Islam

1. Wajib Meminta Izin

Saat bertamu minta izinlah kepada pemilik rumah. Hal yang pertama yang bisa dilakukan adalah mengetuk pintu dan mengucapkan salam sebanyak 3 kali. Jangan asal masuk ya! Sebagaimana Allah berfirman dalam surat an-Nur ayat 27:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَدۡخُلُواْ بُيُوتًا غَيۡرَ بُيُوتِكُمۡ حَتَّىٰ تَسۡتَأۡنِسُواْ وَتُسَلِّمُواْ عَلَىٰٓ أَهۡلِهَاۚ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٞ لَّكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ ٢٧

Artinya:

Hai orang-orang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi alam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. (QS. An-Nur: 27)

2. Berpakaian Rapi

Berpakain Rapi termasuk dalam adab karena sebagai bentuk perhargaan kepada tuan rumah. Berpakaian menurut islam memang dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam berpenampilan. Tapi tetap ya harus diperhatikan. Gunakan pakaian yang tertutup rapi dan bersih! Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Al-A’raaf ayat 26:

يَٰبَنِيٓ ءَادَمَ قَدۡ أَنزَلۡنَا عَلَيۡكُمۡ لِبَاسٗا يُوَٰرِي سَوۡءَٰتِكُمۡ وَرِيشٗاۖ وَلِبَاسُ ٱلتَّقۡوَىٰ ذَٰلِكَ خَيۡرٞۚ ذَٰلِكَ مِنۡ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ لَعَلَّهُمۡ يَذَّكَّرُونَ ٢٦

Artinya:

Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. (QS. Al-A’raaf: 26)

3. Menghindari Ikhtilat Saat Bertamu

Hindarilah ikhtilat, yakni bertemunya laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya. Jika orang yang ditemui adalah lawan jenis, maka pastikan terlebih dahulu apakah mahramnya ada dirumah atau tidak. Buatlah janji sebelum mengunjungi rumahnya.

4. Menghabiskan Jamuan yang Diberikan

Menghabiskan Jamuan yang DiberikanMenghabiskan Jamuan yang Diberikan

Ketika tuan rumah memberikan jamuan, habiskanlah jamuan yang telah diberikan sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas rezeki yang kita dapatkan dari bertamu. Lalu doakanlah orang yang telah memberikan jamuan tersebut.

5. Jangan Lupa Waktu

Sebagai tamu juga harus memperhatikan jangka waktu dalam bertamu. kalau terlalu lama dikhawatirkan memberatkan tuan rumah. Jika menginap, islam menganjurkan untuk tidak lebih dari tiga hari.

Adab Menerima Tamu

Adab Menerima Tamu Dalam Islam

1. Menyambut Tamu

Persilahkan tamu untuk masuk kedalam rumah. Jangan lupa kewajiban setiap muslim untuk menjawab salam. Sambutlah tamu dengan rasa gembira, seperti berikan senyuman kepada tamu yang datang.

2. Berpakaian Yang Rapi

Tidak hanya tamu yang harus berpakain rapi namun sebagai tuan rumah juga wajib untuk menggunakan pakaian yang pantas. Selain menghormati tamu berpakain rapi dan pantas juga menghormati diri kita.

3. Menyediakan Jamuan

Memberikan jamuan kepada tamu adalah hal yang wajib namun bisa disesuaikan dengan kemampuan. Berikanlah jamuan sekalipun sederhana seperti air putih saja atau memberikan senyum dan perlakuan yang baik untuk tamu tersebut.

4. Hormati Tamu yang Menginap

Saat tamu izin untuk menginap, kita sebagai tuan rumah wajibmelayani dan memberikan jamuan seperti membersihkan tempat tidur. Memang ada baik nya bagi tamu menginap tidak lebih dari tiga hari, namun ketika sudah tiga hari berlalu namun kita masih melayani maka pahala untuk kita.

5. Mengantarkan Tamu Sampai Halaman Saat Pulang

Mengantarkan Tamu Sampai Halaman Saat Pulang

Ketika tamu akan pulang, maka kita sebagai tuan rumah wajib mengantarkan tamu sampai halaman rumah, karena hal ini adalah perbuatan sunnah. Sebagaimana dalam hadis Rasul bahwa:

“Sesungguhnya merupakan perbuatan yang sunnah apabila seseorang (Tuan rumah) keluar bersama-sama tamunya sampai kepintu halaman.” (HR. Ibnu Majjah)

Demikianlah adab-adab bertamu dan menerima tamu dalam islam yang harus diperhatikan. Menjalankan ini semua bukan semata-mata menghargai tamu saja, namun juga bisa belajar menghargai diri kita sendiri.

Baca juga: Membentuk Keluarga Sakinah, Mawaddah Warahmah

Penulis: Nursyfa Syacharany Azahra
Editor: Hasannudin

Article written by Nursyfa Syacharany Azahra
LOGO resmi SHARIA GREEN LAND
Sharia Green Land merupakan Developer Properti yang telah berdiri sejak 12 Februari 2015. Memiliki visi besar untuk membangun kawasan islami bagi masyarakat muslim. Tidak hanya menyediakan hunian untuk tempat tinggal. Namun juga kawasan islami diharapkan mampu memberikan ketenangan hati. Karena rumah lebih dari sekedar tempat tinggal.
Kenali Lebih Jauh

Tulisan Serupa

Mau mendapatkan informasi mengenai tulisan terupdate?

Silahkan isi form di bawah
Agustus 8, 2022

Adab Bertamu Dan Menerima Tamu Dalam Islam

Ada banyak cara untuk menjalin tali silaturahmi dan mempererat persaudaraan salah satunya adalah bertamu.

Ketika sahabat hendak bertamu atau menerima tamu alangkah lebih baik jika mengetahui terlebih dahulu adab bertamu dan menerima tamu dalam islam. Adapun ketika bertamu hendaklah memiliki niat yang baik karena Allah. Setelah itu adab-adab yang harus Anda perhatikan ketika bertamu maupun menerima tamu sebagai berikut:

Adab Bertamu Dalam Islam

1. Wajib Meminta Izin

Saat bertamu minta izinlah kepada pemilik rumah. Hal yang pertama yang bisa dilakukan adalah mengetuk pintu dan mengucapkan salam sebanyak 3 kali. Jangan asal masuk ya! Sebagaimana Allah berfirman dalam surat an-Nur ayat 27:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَدۡخُلُواْ بُيُوتًا غَيۡرَ بُيُوتِكُمۡ حَتَّىٰ تَسۡتَأۡنِسُواْ وَتُسَلِّمُواْ عَلَىٰٓ أَهۡلِهَاۚ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٞ لَّكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ ٢٧

Artinya:

Hai orang-orang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi alam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. (QS. An-Nur: 27)

2. Berpakaian Rapi

Berpakain Rapi termasuk dalam adab karena sebagai bentuk perhargaan kepada tuan rumah. Berpakaian menurut islam memang dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam berpenampilan. Tapi tetap ya harus diperhatikan. Gunakan pakaian yang tertutup rapi dan bersih! Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Al-A’raaf ayat 26:

يَٰبَنِيٓ ءَادَمَ قَدۡ أَنزَلۡنَا عَلَيۡكُمۡ لِبَاسٗا يُوَٰرِي سَوۡءَٰتِكُمۡ وَرِيشٗاۖ وَلِبَاسُ ٱلتَّقۡوَىٰ ذَٰلِكَ خَيۡرٞۚ ذَٰلِكَ مِنۡ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ لَعَلَّهُمۡ يَذَّكَّرُونَ ٢٦

Artinya:

Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. (QS. Al-A’raaf: 26)

3. Menghindari Ikhtilat Saat Bertamu

Hindarilah ikhtilat, yakni bertemunya laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya. Jika orang yang ditemui adalah lawan jenis, maka pastikan terlebih dahulu apakah mahramnya ada dirumah atau tidak. Buatlah janji sebelum mengunjungi rumahnya.

4. Menghabiskan Jamuan yang Diberikan

Menghabiskan Jamuan yang DiberikanMenghabiskan Jamuan yang Diberikan

Ketika tuan rumah memberikan jamuan, habiskanlah jamuan yang telah diberikan sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas rezeki yang kita dapatkan dari bertamu. Lalu doakanlah orang yang telah memberikan jamuan tersebut.

5. Jangan Lupa Waktu

Sebagai tamu juga harus memperhatikan jangka waktu dalam bertamu. kalau terlalu lama dikhawatirkan memberatkan tuan rumah. Jika menginap, islam menganjurkan untuk tidak lebih dari tiga hari.

Adab Menerima Tamu

Adab Menerima Tamu Dalam Islam

1. Menyambut Tamu

Persilahkan tamu untuk masuk kedalam rumah. Jangan lupa kewajiban setiap muslim untuk menjawab salam. Sambutlah tamu dengan rasa gembira, seperti berikan senyuman kepada tamu yang datang.

2. Berpakaian Yang Rapi

Tidak hanya tamu yang harus berpakain rapi namun sebagai tuan rumah juga wajib untuk menggunakan pakaian yang pantas. Selain menghormati tamu berpakain rapi dan pantas juga menghormati diri kita.

3. Menyediakan Jamuan

Memberikan jamuan kepada tamu adalah hal yang wajib namun bisa disesuaikan dengan kemampuan. Berikanlah jamuan sekalipun sederhana seperti air putih saja atau memberikan senyum dan perlakuan yang baik untuk tamu tersebut.

4. Hormati Tamu yang Menginap

Saat tamu izin untuk menginap, kita sebagai tuan rumah wajibmelayani dan memberikan jamuan seperti membersihkan tempat tidur. Memang ada baik nya bagi tamu menginap tidak lebih dari tiga hari, namun ketika sudah tiga hari berlalu namun kita masih melayani maka pahala untuk kita.

5. Mengantarkan Tamu Sampai Halaman Saat Pulang

Mengantarkan Tamu Sampai Halaman Saat Pulang

Ketika tamu akan pulang, maka kita sebagai tuan rumah wajib mengantarkan tamu sampai halaman rumah, karena hal ini adalah perbuatan sunnah. Sebagaimana dalam hadis Rasul bahwa:

“Sesungguhnya merupakan perbuatan yang sunnah apabila seseorang (Tuan rumah) keluar bersama-sama tamunya sampai kepintu halaman.” (HR. Ibnu Majjah)

Demikianlah adab-adab bertamu dan menerima tamu dalam islam yang harus diperhatikan. Menjalankan ini semua bukan semata-mata menghargai tamu saja, namun juga bisa belajar menghargai diri kita sendiri.

Baca juga: Membentuk Keluarga Sakinah, Mawaddah Warahmah

Penulis: Nursyfa Syacharany Azahra
Editor: Hasannudin

Article written by Nursyfa Syacharany Azahra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LOGO resmi SHARIA GREEN LAND
Sharia Green Land merupakan Developer Properti yang telah berdiri sejak 12 Februari 2015. Memiliki visi besar untuk membangun kawasan islami bagi masyarakat muslim. Tidak hanya menyediakan hunian untuk tempat tinggal. Namun juga kawasan islami diharapkan mampu memberikan ketenangan hati. Karena rumah lebih dari sekedar tempat tinggal.
Kenali Lebih Jauh

Mau mendapatkan informasi mengenai tulisan terupdate?

Silahkan isi form di bawah