( +62) 222 7612 165 info@shariagreenland.com

      FAQ

      Bisa jelaskan, apa perbedaan antara developer property syariah dan konvensional?

      Ada banyak perbedaan, hanya saja yang terlihat paling menonjol dari semuanya ada pada Akad dan skema bisnis. Kalau melihat pada aspek akad nya, di proyek kami, Anda sebagai konsumen akan langsung membeli rumah pada pihak developer. Tanpa ada sama sekali pihak ketiga (bank) yang terlibat, seperti pada skema konvensional.

      Jadi, perbedaannya kami benar-benar akan mengajak Anda membeli rumah tanpa sama sekali terlibat masalah riba, dan murni ini adalah transaksi bisnis jual beli antara Anda sebagai konsumen dan kami sebagai pihak developer.

      Nah, untuk istilah dalam Fiqih Muamalahnya transaksi pada proyek kami menggunakan istilah Istishna.

      Istishna? Apa itu, bisa dijelaskan?

      Tentu, karena kami paham tidak semua orang mengenal istilah dalam Fiqih Muamalah.

      Sederhananya, Istishna adalah skema pesan-bangun. Salah satu skema dalam bisnis yang diperbolehkan dalam syariat islam. Di samping beberapa skema bisnis lain yang diperbolehkan, seperti Salaam, Murobahah, dll. Skema ini didukung dengan dalil saat Rasul memesan secara Istishna kepada sahabat untuk dibuatkan cincin dan mimbar.

      Dimana saja proyek perumahan yang dikelola oleh Syariah Green Land?

      Bapak/Ibu sampai sekarang sudah ada 5 proyek perumahan syariah di Jawa Barat:

      • Lembang: Sharia Islamic Highland
      • Dago: Sharia Dago Village
      • Soreang: Sharia Islamic Soreang
      • Ujung Berung: Pesona Giri Mekar
      • Purwakarta: Puri Nirana Cigelam

      *Selanjutnya akan dibangun juga perumahan syariah di Jatinangor & Bogor

       

      Apa jaminan kalau semua proyek Sharia Green Land akan berjalan?

      karena setiap proyek yang kami punya sudah dianalisis dengan 4 poin analisis standar PT Sharia Green Land, yaitu analisis geografis, market, legal, dan sosial. Kami tidak membuka proyek jika tidak CLEAR terkait 4 poin analisis ini. Bahkan jika rumah konsumen belum selesai pada saatnya maka bisa kami berikan garansi untuk dibeli kembali oleh developer (buy back Guarantee).

      Bagaimana bila suatu hari saya sebagai konsumen tidak bisa melunasi cicilan ? Apakah layanan syariah "Tanpa Sita" akan tetap terjamin?

      Ya, tentu saja. Kami sebagai developer sangat berkomitmen dengan layanan kami. Bapak/Ibu kami ini adalah 100% perumahan Syariah, nah itu tidak diperbolehkan adanya Denda atau adanya Penyitaan. Bila pemilik telat membayar maka developer akan mengajak pembeli untuk musyawarah dan memberikan solusi terkait keterlambatan pembayarannya.

      Katakanlah sudah tidak ada pilihan lagi selain unit harus dijual, pada saat rumah dalam posisi belum terjual pemilik masih diperbolehkan untuk menempati rumah tersebut, bila sudah terjual maka pemilik hanya cukup membayar sisa tunggakannya saja kepada developer dan kelebihan dana dari hasil penjualan diserahkan kepada pemilik.

       

      Lalu, apa yang dimaksud dengan "Tanpa Denda"? Bukankah denda biasanya diberlakukan pada konsumen yang telat bayar?

      Tanpa denda, artinya Anda benar-benar tidak akan kami kenakan denda saat Anda telat melakukan pembayaran cicilan. Kami hanya akan memberikan surat peringatan sebagai bentuk pengingat komitmen bahwa Anda harus memenuhi kewajiban pembayaran cicilan. Atau bisa juga Anda melakukan kesepakatan kembali dengan pihak developer bila tidak bisa menepati pembayaran pada tanggal tersebut (me-reschedule). Untuk jenis cicilannya sendiri adalah jenis flat, sampai lunas.

      Apa maksud dari KPR tanpa pembiayaan bank? Kalau artinya tanpa sangkut paut bank, kemana saya nanti harus melakukan pembayaran?

      Kami sebagai pihak developer sama sekali tidak menggunakan modal atau pembiayaan dari bank dalam membangun propertinya. Kami juga tidak mengajak pihak bank untuk ikut terlibat dalam jual beli ini. Akad hanya akan dilaksanakan antara Anda sebagai konsumen atau pembeli dan kami pihak developer sebagai penjual.

      Nah, untuk pembayarannya sendiri barulah Anda bisa melakukannya lewat bank. Pembayaran dilakukan langsung lewat rekening developer.

      Mengapa harga untuk cash dan KPR berbeda?

      Perbedaan harga tentu ada alasan. Saat Anda melakukan pembayaran cash harganya bisa lebih rendah sebab pembayarannya langsung dan tidak dikenakan kenaikan harga properti per tahunnya. Berbeda bila Anda membayar dengan cara KPR, harganya akan lebih tinggi karena akan dikenakan kenaikan harga per tahun. Dari 20% kenaikan harga properti, pihak developer hanya mengambil 10% saja dan sudah kami akumulasikan pada harga yang bisa Anda pilih sebelum akad.

      Berapa % DP yang harus saya bayarkan? Apakah bisa negosiasi?

      Untuk persentase DP kami sebagai pihak developer sudah menentukan dan tidak bisa dinegosiasikan lagi, yaitu DP 1 22%, DP total 46%. Angkat ini sudah masuk dalam ketegori ringan bahkan pada saat Anda akan membayar cicilan selanjutnya. 

      Kalau saya sudah bayar DP, kapan rumahnya akan dibangun? Apakah saya tidak bisa pesan rumah yang sudah ready saja?

      Pembangunan rumah akan dilakukan 1 bulan sesudah akad bila cash dan DP sudah dibayar penuh. Sementara untuk Anda yang melakukan KPR dengan DP 1 maka pembangunannya 4 bulan sebelum beres rumah. Sehingga prinsipnya, bagi Anda yang ikut dalam program KPR Syariah adalah “DP Lunas, Rumah pun Jadi.”Dan untuk pemesanan rumah yang ready sebenarnya di awal sudah ada, InsyaAllah kedepannya kami akan restock lagi. Namun untuk sekarang masih 4 bulan inden pembangunan

       

      Kalau kita beli rumah pembayaran DP lebih besar dari yang ditentukan apakah cicilannya atau harganya akan berkurang ?

      Semakin besar DP maka akan mengurangi nilai cicilan bulan, dan otomatis nilai harga beli konsumen juga lebih kecil/murah dibanding dengan yang DP kecil.

      Kalau sudah akad DP, tiba-tiba di tengah jalan memutuskan untuk mundur atau cancel itu bagaimana ?

      Jika cancel dari konsumen dalam masa cicilan KPRS maka tidak akan disita, tapi akan dibantu untuk menjualkan rumahnya untuk membayarkan hutangnya ke developer, sisanya tetap dikemballikan ke konsumen.

      Bagaimana jika pembatalan dari pihak developer?

      Jika developer yg cancel, maka dana konsumen akan dikembalikan utuh.

      Kalau saya berniat untuk mempercepat pembayaran atau pelunasan itu ketentuannya bagaimana? Apakah saya bisa mendapatkan diskon?

      Misal jika dalam tenor 10 tahun konsumen mau melunasi di tahun ke 5, maka sesuai akad kredit dalam istishna, maka apapun yg terjadi tidak boleh ada pengurangan atau penambahan nilai dari akad awal, jika ada penambahan dan pengurangan maka termasuk RIBA.

      Apakah boleh tenornya diperpanjang?

      Merubah tenor tidak diperbolehkan jika belum terjadi IQOLAH (pembatalan akad sebelumnya), bisa merubah tenor jika sebelumnya ada pembatalan dulu (dengan memenuhi syarat pembatalan/Iqolah).

      Kok tidak ada asuransi? Bagaimana kalau kebakaran atau ada musibah lain yang mengakibatkan kerusakan pada rumah?

      Baik bapak/ibu untuk asuransi memang di dalam konsep jual beli kami di semua proyek tidak ada asuransinya, kenapa? Karena memang walaupun masih banyak perbedaan pendapat ulama terkait asuransi tapi kami di sini meyakini dan sepakat dengan pendapat yang menyatakan bahwa asuransi ini haram karena ada akad ghoror (tidak jelas) di dalamnya. Jadi dari sinilah kami meyakini dan mengambil pertimbangan untuk tidak mengadakan asuransi.

      Kapan sertifikat rumah yang sudah saya beli bisa jadi?

      InsyaAllah, kami menjanjikan kepada konsumen kalau sertifikat rumah akan jadi maksimalnya dalam waktu 2 tahun setelah akad. Pengajuannya pun bersamaan dengan konsumen lain sehingga biayanya bisa lebih ditekan.

      Mengapa harus ada agunan pengganti? Apakah itu tidak masuk ke dalam ketegori riba?

      Kami berpinsip syariat sehingga apa-apa yang diprogramkan harus sesuai dengan syariat. Agunan pengganti atau jaminan pengganti menurut syariah dalam transaksi kredit adalah boleh disyaratkan penjual pada pembeli sehingga tidak masuk dalam kategori riba. Tentu saja jika ditinjau dari sisi keamanan keuangan perusahaan itu menjadi sangat penting karena ada nilai asset sejumlah tertentu yang diberikan oleh developer kepada konsumen sedang tidak ada jaminan bahwa konsumen bisa menyelesaikan kredit sampai akhir masa cicilan.

      Berapa nilai agunan pengganti yang harus diberikan? apakah sama dengan KPR? Bisakah sertifikat rumah yang saya agunkan saja?

      Nilai agunan pengganti (jaminan) bisa lebih besar, sama besar atau bahkan lebih kecil dari nilai kredit. Sementara untuk agunannya, Anda sebagai konsumen tidak bisa memberikan sertifikat rumah, dan kami sebagai developer pun tidak akan menerimanya sebab tidak sesuai dengan aturan islam. Dimana penjual sama sekali tidak boleh menahan objek jual beli, dan sertifikat masuk ke dalam objek jual beli rumah.  

       

      Bila ada konsumen non muslim ingin membeli rumah di Sharia Green Land, apakah dibolehkan?

      Tidak sedikit non muslim yang mau membeli rumah di Sharia Green Land, meski mereka sebenarnya sudah tahu kalau Sharia Green Land adalah developer yang menawarkan perumahan syariah yang mayoritas muslim. Namun, komitmen kami adalah membuat hunian dan menciptakan lingkungan islami untuk muslim. Jadi, untuk non muslim belum bisa membeli rumah di Sharia Green Land.

      Bila saya ingin melakukan investasi rumah di Sharia Green Land, apakah terjamin?

      Insya Allah, nilai kenaikan investasi di Sharia Green Land biasa bisa lebih dari standar nasional yang hanya 20% per tahun. Untuk Sharia Green Land  sendiri kemungkinan bisa mencapai angka 25-30% bahkan lebih bila diperhatikan pada beberapa aspek, yaitu:

      • Semua project dari PT Sharia Green Land benar-benar dijadikan sebagai tempat tinggal oleh pemilik rumah, bukan hanya dikosongkan atau diisi saat hari libur saja. Bisa dipastikan bila sudah dijadikan sebagai tempat tinggal dan banyak orang merasa nyaman dengan rumahnya sendiri maka harga tawar rumah pun bisa naik. Fakta di beberapa perumahan syariah yang sudah dikelola, seperti Puri Nirana Cigelam misalnya, untuk unit kecil harganya sudah naik menjadi 50 jutaan, ada juga yang sampai 110 juta.
      • Sharia Green Land membangun perumahan syariah di lokasi-lokasi yang strategi. Seperti, Purwakarta yang merupakan kawasan industri, sehingga tidak sedikit karyawan yang pindah ke kota tersebut dan mencari rumah untuk tempat tinggal. Semakin banyak yang mencari rumah maka bisa dipastikan harganya pun bisa naik.
      Apakah kualitas bangunan rumah Sharia Green Land bisa terjamin tak memiliki masalah?

      Kualitas bangunan rumah di Sharia Green Land kami jamin sangatlah baik. Anda bisa membandingkan dengan perumahan di sekitar. Ini karena standar kami sebagai pihak developer untuk semua proyek nya akan sangat diperhatikan. 

      Jadi, apa saja yang harus saya siapkan untuk membeli rumah di Sharia Green Land?

      Bila Anda sebagai konsumen sudah sepakat dengan konsep hunian islami yang kami tawarkan maka ada 2 hal yang perlu Anda siapkan, khususnya untuk memenuhi syarat KPRS, yaitu:

      • Menyiapkan DP 1 senilai 22% dari harga normal, sisanya DP 2 sebesar 24% dari harga normal, bisa diangsur maksimalnya 12 bulan. Terhitung bulan selanjutnya setelah akad.
      • Jaminan pengganti, bisa dalam bentuk sertifikat rumah, tanah atau BPKB mobil dengan taksiran harganya di atas 100-150 juta. 
      Kemana saya harus menghubungi bila ingin mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai proyek perumahan Sharia Green Land?

      Silahkan, Bapak/Ibu bisa chat salah satu customer service kami di menu chat 🙂