{"id":5123,"date":"2019-11-29T12:00:21","date_gmt":"2019-11-29T05:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/?p=5123"},"modified":"2021-09-21T14:11:05","modified_gmt":"2021-09-21T07:11:05","slug":"adab-bertamu-7","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/adab-bertamu-7\/","title":{"rendered":"Adab Bertamu Ketika Tuan Rumah Laki-laki Tidak Ada"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu cara untuk menjalin tali persaudaraan adalah dengan saling mengunjungi (Silahkan kunjungi\u00a0<a href=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/fiqih-bertetangga-keutamaan-memuliakan-tamu\/\">Ukhuwah Islamiyah : Keutamaan Berkunjung<\/a>). Tentunya dengan memperhatikan <a href=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/adab-bertamu-5\/\">adab &#8211; adab bertamu<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika seseorang hendak bertamu, sedangkan tuan rumah laki- laki tidak ada, dan yang ada di dalam rumah adalah isteri, atau anak perempuan dari tuan rumah, ia dilarang masuk ke dalam rumah. Ia harus kembali, meskipun isteri tuan rumah mengijinkan dirinya masuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang laki-laki dilarang bersama dengan wanita non mahramnya dalam kehidupan khusus (rumah), kecuali wanita tersebut disertai mahramnya. Jika dirinya tetap masuk, maka perbuatannya terkategori perbuatan haram. Sebab, seorang laki-laki dilarang berada dalam\u00a0kehidupan khusus bersama dengan wanita yang bukan mahramnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"># Larangan\u00a0Interaksi Antara Laki &#8211; Laki dan Wanita Tanpa Ada Hajah Syar\u2019iyyah<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Islam telah menetapkan agar jamaah (komunitas) kaum wanita terpisah dari jamaah (komunitas) kaum pria ; baik di dalam masjid, di sekolah, dan lain sebagainya. Artinya, Islam menetapkan seorang wanita hendaknya hidup di tengah-tengah kaum wanita, sedangkan seorang pria hendaknya hidup di tengah-tengah kaum pria. Islam juga menetapkan bahwa, shaf (barisan) shalat kaum wanita berada di bagian belakang shaf shalat kaum pria. Islam pun menetapkan bahwa, kehidupan para wanita hanya bersama dengan para wanita atau mahram-mahram mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini membuktikan bahwa Islam menjadikan kehidupan laki-laki terpisah dengan wanita. Seorang Mukmin dilarang melakukan interaksi dengan wanita bukan mahramnya, tanpa ada keperluan syar&#8217;iy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika ada keperluan syar&#8217;iy, seorang Mukmin tidak dilarang berinteraksi dengan wanita bukan mahramnya. Jika keperluannya telah selesai, ia harus kembali kepada komunitasnya masing-masing. Islam melarang adanya interaksi antara laki-laki dan wanita tanpa ada hajah syar\u2019iyyah (keperluan yang syar&#8217;iy).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Imam Bukhari menuturkan sebuah hadits:<\/p>\n<blockquote><p>Janganlah seorang laki-laki bersepi-sepi (khalwat) dengan seorang wanita kecuali disertai dengan mahram. Seorang laki-laki berdiri, seraya berkata, &#8220;Ya Rasulullah, isteriku hendak pergi haji, sedangkan aku sedang bersiap-siap pergi berperang demikian. Nabi SAW. bersabda, &#8220;Kembalilah, berhajilah bersama isterimu (HR. Imam Bukhari)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Imam Bukhari meriwayatkan pula sebuah hadits dari &#8216;uqbah bin &#8216;Amir bahwasanya Rasulullah SAW. bersabda:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cBerhati-hatilah kalian dari bersepi-sepi dengan wanita.\u201d Seorang laki-laki Anshar berkata, \u201cYa Rasulullah SAW., \u201cApakah Anda mengetahui tentang al-hamwu (ipar)?\u201d Rasulullah SAW. menjawab, \u201cAl-Hamwu adalah kematian.\u201d (HR. Imam Bukhari)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Daftar Pustaka<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syamsuddin Ramadlan an-Nawiy, Fathiy (2018). Fiqih Bertetangga. Bogor: Al Azhar Fresh Zone Publishing.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika seseorang hendak bertamu, sedangkan tuan rumah laki- laki tidak ada, dan yang ada di dalam rumah adalah isteri, ia dilarang masuk ke dalam rumah.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12126,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"chat","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","_gspb_post_css":"","_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","footnotes":""},"categories":[15,10],"tags":[33,111],"acf":[],"taxonomy_info":{"category":[{"value":15,"label":"Akhlak"},{"value":10,"label":"Rumahku Surgaku"}],"post_tag":[{"value":33,"label":"adab bertamu"},{"value":111,"label":"bertamu"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Adab-Bertamu-Ketika-Tuan-Rumah-Laki-laki-Tidak-Ada-1024x706.jpg",1024,706,true],"author_info":{"display_name":"Hasannudin","author_link":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/author\/hasannudin\/"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":15,"name":"Akhlak","slug":"akhlak","term_group":0,"term_taxonomy_id":15,"taxonomy":"category","description":"Baik tidaknya seseorang bisa dilihat dari akhlaknya. Akhlak melekat pada diri seseorang ketika melakukan suatu perbuatan.","parent":0,"count":27,"filter":"raw","cat_ID":15,"category_count":27,"category_description":"Baik tidaknya seseorang bisa dilihat dari akhlaknya. Akhlak melekat pada diri seseorang ketika melakukan suatu perbuatan.","cat_name":"Akhlak","category_nicename":"akhlak","category_parent":0},{"term_id":10,"name":"Rumahku Surgaku","slug":"rumahku-surgaku","term_group":0,"term_taxonomy_id":10,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":274,"filter":"raw","cat_ID":10,"category_count":274,"category_description":"","cat_name":"Rumahku Surgaku","category_nicename":"rumahku-surgaku","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":33,"name":"adab bertamu","slug":"adab-bertamu","term_group":0,"term_taxonomy_id":33,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":4,"filter":"raw"},{"term_id":111,"name":"bertamu","slug":"bertamu","term_group":0,"term_taxonomy_id":111,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":2,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5123"}],"collection":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5123"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5123\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13398,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5123\/revisions\/13398"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5123"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5123"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5123"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}