{"id":4715,"date":"2019-11-21T12:00:00","date_gmt":"2019-11-21T05:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/?p=4715"},"modified":"2021-06-18T07:15:43","modified_gmt":"2021-06-18T07:15:43","slug":"cara-memuliakan-tetangga-4-tidak-menyebut-nyebut-pemberian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/cara-memuliakan-tetangga-4-tidak-menyebut-nyebut-pemberian\/","title":{"rendered":"Cara Memuliakan Tetangga #4: Tidak Menyebut \u2013 Nyebut Pemberian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai seorang Muslim kita memiliki kewajiban untuk memuliakan tetangga. Tetangga baik adalah tetangga yang tidak pernah menyebut \u2013 nyebut pemberiannya. Selain menghinakan dan merendahkan orang lain, menyebut \u2013 nyebut pemberian akan menghapuskan pahala sedekah. Al-Qur\u2019an menyatakan hal ini dengan sangat jelas:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/alquran-tentang-tetangga-2\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4580 aligncenter size-full\" src=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/alquran-tentang-tetangga-2.jpg\" alt=\"alquran tentang tetangga\" width=\"1600\" height=\"1087\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/alquran-tentang-tetangga-3\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4581 aligncenter size-full\" src=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/alquran-tentang-tetangga-3.jpg\" alt=\"alquran tentang tetangga\" width=\"1600\" height=\"1087\" \/><\/a><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Hadits Tentang Tetangga<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika menafsirkan ayat ini, Imam Ibnu Katsir menyitir sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Nasa\u2019iy dari Ibnu \u2018Abbas, bahwa Rasulullah SAW. berkata:<\/p>\n<blockquote><p>Tidak akan masuk surga orang yang mabuk khamer, orang yang durhaka kepada dua orang tuanya, serta orang yang menyebut \u2013 nyebut pemberiannya (HR. Imam Nass\u2019iy).<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Imam Qurthubiy, mayoritas ulama berpendapat bahwa shadaqah yang disertai dengan menyebut \u2013 nyebutnya, tidak akan diterima dan pahalanya terhapus (Imam Qurthubiy, Tafsir Qurthubiy, Tafsir Surat Al-Baqarah:264).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Haramnya menyebut \u2013 nyebut pemberian juga disebut di dalam banyak riwayat. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Dzar ra, dituturkan, bahwa Rasulullah SAW. bersabda:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/hadits-tentang-tetangga-31\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4572 aligncenter size-full\" src=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/hadits-tentang-tetangga-14.jpg\" alt=\"hadits tentang tetangga\" width=\"1600\" height=\"688\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak menyebut \u2013 nyebut kebaikan dan pemberian merupakan perbuatan terpuji, dan menunjukan keikhlasan hati sesorang. Sayangnya, banyak orang suka menyebut \u2013 nyebut pemberiannya hanya karena ingin dihargai dan mendapat predikat dermawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diantara alasan yang mendorong seseorang menyebut \u2013 nyebut pemberiannya adalah permusuhan, iri hati, dan dengki. Jika sesorang bermusuhan dengan tetangga yang pernah ia beri, pada galibnya ia tidak tahan mengungkit \u2013 ungkit dan menyebut \u2013 nyebut pemberiannya, dengan maksud untuk menyakiti orang yang pernah ia beri. Padahal, perbuatan semacam ini telah menghapus pahala sedekah, dan malah memperhebat permusuhan. Alangkah baiknya, jika ia bersabar untuk tidak menyebut \u2013 nyebut apa yang telah ia berikan kepada tetangga yang memusuhi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebaliknya, jika tetangga menyebut \u2013 nyebut pemberian yang pernah diberikan kepada kita, hendaknya kita bisa menahan diri, dan memberi nasehat kepadanya. Kita tidak perlu menanggapi ucapannya atau terpancing untuk melakukan hal yang sama, atau berusaha membalas dendam. Akan lebih bijaksana, jika kita menasehati dan mengingatkannya; serta tetap menjalin hubungan baik dengan mereka.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/tidak-menggunjing-dan-memfitnah-tetangga\/\">Cara Memuliakan Tetangga 3#: Tidak Menggunjing Tetangga<\/a><\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Daftar Pustaka<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syamsuddin Ramadlan an-Nawiy, Fathiy (2018). Fiqih Bertetangga. Bogor: Al Azhar Fresh Zone Publishing.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tetangga baik adalah tetangga yang tidak pernah menyebut pemberian nya. Selain menghinakan dan merendahkan orang lain, juga bisa menghapuskan pahala.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12163,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"chat","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","_gspb_post_css":"","_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","footnotes":""},"categories":[10,15],"tags":[148,458,482,768],"acf":[],"taxonomy_info":{"category":[{"value":10,"label":"Rumahku Surgaku"},{"value":15,"label":"Akhlak"}],"post_tag":[{"value":148,"label":"Cara Memuliakan Tetangga"},{"value":458,"label":"Memuliakan Tetangga"},{"value":482,"label":"menyebut pemberian"},{"value":768,"label":"tetangga"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Cara-Memuliakan-Tetangga-4-Tidak-Menyebut-\u2013-Nyebut-Pemberian-1024x706.jpg",1024,706,true],"author_info":{"display_name":"Hasannudin","author_link":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/author\/hasannudin\/"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":10,"name":"Rumahku Surgaku","slug":"rumahku-surgaku","term_group":0,"term_taxonomy_id":10,"taxonomy":"category","description":"","parent":0,"count":274,"filter":"raw","cat_ID":10,"category_count":274,"category_description":"","cat_name":"Rumahku Surgaku","category_nicename":"rumahku-surgaku","category_parent":0},{"term_id":15,"name":"Akhlak","slug":"akhlak","term_group":0,"term_taxonomy_id":15,"taxonomy":"category","description":"Baik tidaknya seseorang bisa dilihat dari akhlaknya. Akhlak melekat pada diri seseorang ketika melakukan suatu perbuatan.","parent":0,"count":27,"filter":"raw","cat_ID":15,"category_count":27,"category_description":"Baik tidaknya seseorang bisa dilihat dari akhlaknya. Akhlak melekat pada diri seseorang ketika melakukan suatu perbuatan.","cat_name":"Akhlak","category_nicename":"akhlak","category_parent":0}],"tag_info":[{"term_id":148,"name":"Cara Memuliakan Tetangga","slug":"cara-memuliakan-tetangga","term_group":0,"term_taxonomy_id":148,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":8,"filter":"raw"},{"term_id":458,"name":"Memuliakan Tetangga","slug":"memuliakan-tetangga","term_group":0,"term_taxonomy_id":458,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":7,"filter":"raw"},{"term_id":482,"name":"menyebut pemberian","slug":"menyebut-pemberian","term_group":0,"term_taxonomy_id":482,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":768,"name":"tetangga","slug":"tetangga","term_group":0,"term_taxonomy_id":768,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":8,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4715"}],"collection":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4715"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4715\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12610,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4715\/revisions\/12610"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}