{"id":2733,"date":"2019-02-05T14:55:38","date_gmt":"2019-02-05T07:55:38","guid":{"rendered":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/?p=2733"},"modified":"2021-06-14T08:38:02","modified_gmt":"2021-06-14T08:38:02","slug":"hukum-sita-property-syariah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/hukum-sita-property-syariah\/","title":{"rendered":"Developer Property Syariah Melakukan Sita, Apa Hukumnya?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Islam merupakan agama yang <em>kaffah<\/em>, segala macamnya sudah memiliki aturan yang harus diterapkan secara sempurna. Sehingga manusia bisa bermasyarakat tanpa merugikan satu sama lain dan selalu beramal <em>ma\u2019ruf nahi munkar<\/em>. Termasuk juga di dalamnya aturan mengenai transaksi jual beli, aktivitas yang akan sering kita temui dan selalu dilakukan guna mendapat barang yang dibutuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai seorang muslim kita tentunya memiliki aturan mengenai transaksi jual beli. Sebuah aturan yang harus dipatuhi agar mendisiplinkan dalam kebaikan bertransaksi dan menghindari keharaman yang dilarang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti <strong>Sharia Green Land<\/strong> yang menjadikan rumah sebagai objek transaksi dan menerapkan sistem transaksi sesuai dengan syariat islam. Konsep <strong>tanpa riba, tanpa denda, tanpa sita dan tanpa akad bermasalah <\/strong>menjadi layanan yang akan terus diberikan pada pembeli. Khususnya pembahasan tanpa <em>sita<\/em> akan dijelaskan dalam artikel ini.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Sita Dalam Jual Beli Kredit<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><em><strong>Sita<\/strong><\/em><\/span> merupakan penahanan barang milik pembeli karena telah terjadi suatu masalah. Dalam transaksi jual beli, sita biasa dilakukan saat si pembeli tak mampu memenuhi kewajiban pembayaran sesuai dengan jumlah dan waktu yang ditentukan. Akibatnya ada objek benda yang harus disita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lantas, apakah <em>sita<\/em> di syariat kan oleh islam?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam islam persoalan mengenai <em>sita<\/em> masuk dalam pembahasan <em>Al-Hajru<\/em>, ia merupakan <em>grand teori<\/em> yang penjelasannya belum detail seperti yang dijelaskan oleh ilmu hukum umum. Definisi ulama mengenai <em>Al-Hajru<\/em> ini berbeda-beda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hanafi memberikan definisi \u201clarangan dalam melaksanakan akad dan bertindak hukum dalam bentuk perkataan\u201d. sementara Maliki memberikan penjelasan mengenai <em>Al-Hajru<\/em> yaitu \u201cstatus hukum yang diberikan <em>syarak<\/em> kepada seseorang sehingga ia dilarang melakukan tindakan hukum di luar batas kemampuan&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bisa disimpulkan bahwa <em>Al-Hajru<\/em> merupakan larangan atau pencegahan pada seseorang untuk memanfaatkan hartanya sebab kesalahan atau kelalaian yang telah diperbuat.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Solusi Kredit Macet Sharia Green Land<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rasulullah SAW pernah melakukan penyitaan terhadap Muadz. Hal tersebut tercantum dalam sebuah hadist:<\/p>\n<blockquote><p>Ka\u2019ab bin Malik Menceritakan: \u201c<em>Sesungguhnya Nabi shallallahu \u2018alaihi wa sallam. pernah menyita harta Mu\u2019adz dan menjualnya untuk membayar hutangnya<\/em>\u201d. (HR. ad-Daar al-Quthni)<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam hadist disebutkan bahwa \u201c<strong>menyita dan menjual untuk membayar hutang<\/strong>\u201d, artinya penyitaan bukan hanya dimanfaatkan oleh sebelah pihak saja dan merugikan pihak lain. <em>Sita<\/em> dalam hal tersebut juga bisa berarti jaminan atau agunan yang diberikan saat transaksi jual beli kredit berlangsung, atau bisa juga objek transaksi yang tidak terselesaikan kewajibannya secara sempurna lalu dijual untuk menyempurnakan kewajiban tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lantas bagaimana Sharia Green Land menyelesaikan masalah kredit macet? Bila terjadi kredit macet atau pembeli \u00a0yang melakukan transaksi jual beli rumah tidak dapat membayar sesuai dengan waktu dan jumlah nominal \u00a0ditentukan maka Sharia Green Land memberikan solusi yang diperbolehkan oleh syariat.<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Memberikan teguran sebagai bentuk pengingat untuk memenuhi kewajiban<\/li>\n<li>Menjual kembali rumah yang sudah ditransaksikan sejak awal, uangnya digunakan untuk memenuhi hutang pembeli dan bila ada profit atau keuntungan maka akan dikembalikan pada pembeli.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan poin nomor 2, artinya <strong>Sharia Green Land<\/strong> menghindari penambahan pembayaran meskipun terdapat profit dari hasil penjualan rumah yang sudah ditransaksikan. Karena bila ada penambahan maka itu sudah masuk dalam kategori riba dan haram hukumnya. Artinya solusi yang diberikan bukanlah penyitaan namun solusi lain yang bisa membantu pembeli menyelesaikan persoalan kredit macet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam proses pelaksanaannya Sharia Green Land akan selalu berkomitmen untuk menjalankan layanan syariah \u201cTanpa Sita\u201d. Sehingga, baik developer atau pun pembeli sama-sama bisa menyelesaikan masalah dengan asas kekeluargaan dan tentunya sesuai dengan syariat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>R. Muhammad Syafi\u2019I Antonio, M. Ec<em>.<\/em>2001<em>. Bank Syariah, Dari Teori ke Praktik. <\/em>Jakarta: Gema Insani<\/li>\n<li>Erwandi Tarmidzi, MA. 2015. <em>Harta Haram Muamalat Kontemporer<\/em>. Bogor: Berkat Mulia Insani<\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/shariagreenland.co.id\/profil-perusahaan\/\">https:\/\/shariagreenland.co.id\/profil-perusahaan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Islam merupakan agama yang kaffah, segala macamnya sudah memiliki aturan yang harus diterapkan secara sempurna. Sehingga manusia bisa bermasyarakat tanpa merugikan satu sama lain dan selalu beramal ma\u2019ruf nahi munkar. Termasuk juga di dalamnya aturan mengenai transaksi jual beli, aktivitas yang akan sering kita temui dan selalu dilakukan guna mendapat barang yang dibutuhkan. Sebagai seorang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2847,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"chat","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","_gspb_post_css":"","_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","footnotes":""},"categories":[4,5],"tags":[278,392,582,724,760,761,763],"acf":[],"taxonomy_info":{"category":[{"value":4,"label":"Fiqih Muamalah"},{"value":5,"label":"KPR Syariah"}],"post_tag":[{"value":278,"label":"hukum sita dalam islam"},{"value":392,"label":"layanan syariah"},{"value":582,"label":"Property Syariah"},{"value":724,"label":"sita dalam islam"},{"value":760,"label":"tanap riba"},{"value":761,"label":"tanpa denda"},{"value":763,"label":"tanpa sita"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/photo6253361440132016193-1024x577.jpg",1024,577,true],"author_info":{"display_name":"Hasannudin","author_link":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/author\/hasannudin\/"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":4,"name":"Fiqih Muamalah","slug":"fiqih-muamalah","term_group":0,"term_taxonomy_id":4,"taxonomy":"category","description":"Sebagai makhluk sosial tentu menuntut kita untuk bisa berinteraksi sosial dengan sesama. Hal tersebut tentu harus dilandaskan pada syariat yang telah Allah tetapkan. Semoga dengan mempelajari fiqih muamalah, segala aktivitas yang kita lakukan Allah SWT ridhai. Aamiin..","parent":0,"count":49,"filter":"raw","cat_ID":4,"category_count":49,"category_description":"Sebagai makhluk sosial tentu menuntut kita untuk bisa berinteraksi sosial dengan sesama. Hal tersebut tentu harus dilandaskan pada syariat yang telah Allah tetapkan. Semoga dengan mempelajari fiqih muamalah, segala aktivitas yang kita lakukan Allah SWT ridhai. Aamiin..","cat_name":"Fiqih Muamalah","category_nicename":"fiqih-muamalah","category_parent":0},{"term_id":5,"name":"KPR Syariah","slug":"kpr-syariah","term_group":0,"term_taxonomy_id":5,"taxonomy":"category","description":"KPR Syariah merupakan skema pembayaran rumah secara kredit tanpa unsur riba di dalamnya. Yuk kenali lebih jauh mengenai KPR Syariah ini!","parent":4,"count":35,"filter":"raw","cat_ID":5,"category_count":35,"category_description":"KPR Syariah merupakan skema pembayaran rumah secara kredit tanpa unsur riba di dalamnya. Yuk kenali lebih jauh mengenai KPR Syariah ini!","cat_name":"KPR Syariah","category_nicename":"kpr-syariah","category_parent":4}],"tag_info":[{"term_id":278,"name":"hukum sita dalam islam","slug":"hukum-sita-dalam-islam","term_group":0,"term_taxonomy_id":278,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":392,"name":"layanan syariah","slug":"layanan-syariah","term_group":0,"term_taxonomy_id":392,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":3,"filter":"raw"},{"term_id":582,"name":"Property Syariah","slug":"property-syariah","term_group":0,"term_taxonomy_id":582,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":10,"filter":"raw"},{"term_id":724,"name":"sita dalam islam","slug":"sita-dalam-islam","term_group":0,"term_taxonomy_id":724,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":760,"name":"tanap riba","slug":"tanap-riba","term_group":0,"term_taxonomy_id":760,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":761,"name":"tanpa denda","slug":"tanpa-denda","term_group":0,"term_taxonomy_id":761,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"},{"term_id":763,"name":"tanpa sita","slug":"tanpa-sita","term_group":0,"term_taxonomy_id":763,"taxonomy":"post_tag","description":"","parent":0,"count":1,"filter":"raw"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2733"}],"collection":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2733"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2733\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12276,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2733\/revisions\/12276"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2847"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2733"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2733"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/shariagreenland.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2733"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}