Beli Rumah atau Mobil, Mendingan Yang Mana?

by | Sep 7, 2020 | artikel, Rumahku Surgaku | 0 comments

Hayo ngaku siapa yang sekarang sedang bingung antara mau beli rumah atau mobil? Jika saat ini kamu mencari referensi untuk mendapatkan jawabannya, maka dipastikan jawaban tersebut sifatnya akan selalu subjektif. Tidak heran, karena kondisi dan kebutuhan orang, kan, berbeda beda. Setiap latar belakang yang dimilikinya akan mempengaruhi keputusan yang diambilnya.

Penulis akan mencoba menguraikan jawaban dari pertanyaan ini yang insyaAllah seobjektif mungkin dengan melihat kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

 

Kelebihan dan Kekurangan Membeli Rumah

Beli Rumah

1. Rumah Termasuk Kebutuhan Primer

Tidak bisa dipungkiri, rumah merupakan salah satu kebutuhan primer manusia. Di sana kita bisa mendapatkan perlindungan dari teriknya panas matahari, turunnya air hujan, dan dinginnya angin malam. Rumah tidak hanya memberi perlindungan secara fisik saja, namun juga memberikan kenyamanan secara batin. Ketika kamu pulang bekerja, rasa lelah akan hilang seketika saat bertemu dengan buah hati dan pasangan yang selalu menenangkan hati.

Bagaimanapun caranya, rumah akan selalu dibutuhkan oleh manusia. Entah itu harus dengan cara numpang di rumah mertua, tinggal di kontrakan hingga punya rumah sendiri. Kamu bisa saja mendapatkan tempat tinggal secara gratis dengan tinggal bersama orang tua atau mertua. Namun ada konsekuensi yang harus ditanggung. Kamu harus mengikuti aturan yang punya rumah dan juga memiliki beban moral tersendiri.

Oleh karena itu, salah satu pilihan ideal adalah dengan memiliki rumah sendiri. Saat ini ada banyak kok skema pembayaran yang bisa dipilih untuk mendapatkannya, mulai dari nyicil secara KPR hingga Cash. Bahkan kamu pun bisa mempunyai rumah sendiri tanpa harus berhutang.

Baca juga: Cara Membeli Rumah Tanpa Hutang

 

2. Bisa Dijadikan Investasi Jangka Panjang

Harga rumah selalu naik setiap tahunnya. Hanya pada kasus-kasus tertentu saja harga rumah bisa turun. Misalnya saja saat pandemi corona terjadi, harga rumah bisa turun kalau pihak yang menjualnya adalah perorangan yang jual butuh. Sedangkan harga rumah secara umum tetap mengalami kenaikan meskipun terjadi pandemi. Bedanya dengan kondisi normal adalah kenaikan harga rumah saat pandemi sedikit mengalami perlambatan. Namun tetap saja naik.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan untuk Menghadapi Resesi?

Pada saat kondisi normal, kenaikan harga rumah mengalami kenaikan hingga 10 sampai 15 persen setiap tahunnya (sumber 99.co). Bahkan kenaikannya bisa berkali-kali lipat jika di area tersebut sedang dilakukan pengembangan infrastruktur seperti jalan tol.

 

3. Harganya tidak Murah

Salah satu kelemahan ketika membeli rumah adalah harganya yang cukup mahal. Semakin strategis lokasinya, maka akan semakin mahal harganya. Terlebih lagi jika fasilitas yang ditawarkannya sangat lengkap. Sehingga kalau mau mendapatkan harga yang lebih murah, maka kamu harus berani mengambil lokasi yang agak jauh dari pusat kota.

Bisa dibayangkan jika harga rumah pada saat ini saja sudah terasa sangat mahal, apalagi di tahun-tahun mendatang. Dipastikan akan semakin berat. Sebaiknya kamu mengambil setiap peluang yang ada demi mendapatkan rumah sendiri dengan segera. Sekalipun itu dengan cara KPR. Karena, seperti tulisan sebelumnya yang berjudul “Cara Efektif Menabung Untuk Beli Rumah”, menunda pembelian rumah termasuk kesalahan fatal yang cukup umum terjadi.

Note: Sangat disarankan untuk mengambil KPR Syariah bagi kamu yang muslim.

Baca juga: 7 Perbedaan KPR Syariah dan KPR Konvensional yang Harus Anda Ketahui

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengakali harga rumah yang mahal. Kamu bisa melakukan pembangunan secara bertahap dengan membeli material yang mampu dibeli saat itu, sebagaimana telah dibahas pada tulisan Cara Membeli Rumah Tanpa Hutang. Atau kamu juga bisa membangun rumah tumbuh, yang pembangunannya bisa dilanjutkan ketika uang sudah terkumpul.

 

Kelebihan dan Kekurangan Membeli Mobil

Beli Mobil

1. Sangat Berguna Bagi Kamu yang Memiliki Mobilitas Tinggi

Mobil bisa kamu prioritaskan ketika benar-benar dibutuhkan atau dijadikan aset penghasil uang. Misalnya saja saat kamu memiliki pekerjaan yang memerlukan mobilitas tinggi. Entah itu untuk keperluan bertemu dengan banyak klien dalam waktu yang mepet atau pun bagi kamu yang memiliki profesi sebagai driver. Tentu nggak mau kan kalau harus repot-repot order transportasi online atau transportasi umum ketika akan bertemu klien yang mengharuskan bepergian ke sana ke mari.

2. Diperlukan Ketika Sudah Berkeluarga dan Memiliki Anak

Ketika sudah memiliki banyak anak, mungkin mobil sangat diperlukan. Tidak mungkin juga kan kalau berpergian ke mana-mana harus pakai motor berempat. Terlebih lagi jika anak tersebut masih bayi, kasihan kalau sampai terkena angin, debu dan asap.

3. Harga Jual Kembali Terjun Bebas

Bertolak belakang dengan rumah yang harganya akan naik dari tahun ke tahun, harga mobil akan terus menyusut seiring dengan lamanya pemakaian. Bahkan konon menurut beberapa pengamat otomotif dari para pengguna Quora, harga mobil akan terus turun hingga 20% setiap tahunnya.

 

Jadi Pilih Mana, Beli Rumah Atau Mobil?

Kembali ke topik kita mengenai pilihan antara beli rumah atau mobil, semuanya tergantung dari kondisi dan kebutuhan. Tidak menjadi masalah jika kamu memilih mobil ketimbang rumah, selama cashflow-nya bagus. Misalnya begini, kamu memiliki pekerjaan dengan mobilitas tinggi. Ternyata setelah dihitung hitung, pembelian mobil bisa mengurangi biaya transportasi umum yang biasa digunakan. Maka pada kondisi ini membeli mobil layak dipertimbangkan.

Namun jika kepemilikan mobil tidak terlalu mendesak dan lebih karena alasan gengsi, maka sebaiknya ditunda dulu. Lebih baik prioritaskan membeli rumah. Karena membeli rumah sangatlah krusial. Kenaikan harga rumah tidak bisa dibendung, akan terus naik melonjak tinggi setiap tahunnya.

Bagaimana, sudah punya keputusan memilih yang mana terlebih dahulu, beli rumah atau mobil? Silahkan tinggalkan komentar di bawah. Jangan lupa share jika tulisan ini bermanfaat.

 

REKOMENDASI

Segarkan Ruangan dengan 5 Penyerap Udara Lembab Alami Ini!

Segarkan Ruangan dengan 5 Penyerap Udara Lembab Alami Ini!

Rumah dengan udara yang lembab memang bikin jengkel ya sahabat. Udara dingin, aroma tidak sedap, dan tumbuhnya jamur terkadang muncul di ruangan yang lembab. Ruangan yang lembab bikin suasana nggak nyaman, serta juga bisa berbahaya untuk bagi kesehatan, terutama bagi...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Sharia Green Land

LOGO SHARIA GREEN LAND - Copy

Sharia Green Land merupakan Developer Properti Syariah yang telah berdiri sejak 12 Februari 2015. Memiliki visi besar untuk membangun kawasan islami bagi masyarakat muslim. Tidak hanya menyediakan hunian untuk tempat tinggal. Namun juga kawasan islami diharapkan mampu memberikan ketenangan hati. Karena rumah lebih dari sekedar tempat tinggal.

Mau mendapatkan informasi mengenai tulisan terupdate?

Silahkan isi form di bawah

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *